8 Saham Terbaik di US Stock Market yang Harus Anda Beli Pada 2020

Mau berinvestasi di perusahaan-perusahaan raksasa kelas dunia yang telah melakukan listing di US Stock Market? Mari kita simak 8 Saham Terbaik di US Stock Market yang Harus Anda Beli Pada Tahun 2020 – versi saya tentunya!

Saat ini, berinvestasi dan membeli saham perusahaan-perusahaan yang listing di luar negeri bisa dilakukan dengan mudah.

Seperti yang kita tahu, harga per lembar saham perusahaan di US Stock Market cukup mahal, rata-rata harga per lembar sahamnya adalah > 200 USD (lebih dari Rp 3 juta per lembar saham), bahkan saham Berkshire Hathaway dijual dengan harga 300.000 USD alias Rp 5 Miliar per lembar sahamnya!

Untungnya, beberapa aplikasi menawarkan kemudahan untuk berinvestasi di berbagai bursa saham luar negeri, termasuk memberikan akses ke bursa saham NASDAQ & New York Stock Exchange (NYSE) di Amerika Serikat.

Aplikasi yang saya gunakan untuk membeli saham-saham di US Stock Market adalah eToro.

Sekilas info, eToro adalah perusahaan exchange yang membantu kita membeli saham dengan harga murah, kita bisa beli sebuah saham dengan minimal transaksi 50 USD/saham atau sekitar Rp 750.000/saham. Jadi kita tidak perlu membeli saham dalam bentuk satu lembar utuh, yah kurang lebih mirip reksadana. eToro pun termasuk perusahaan yang legal karena berhasil mendapatkan lisensi resmi dari regulator keuangan Inggris, Siprus, & Australia yang ketat proses regulasinya.

Namun untuk Indonesia, eToro hanya bisa diakses melalui aplikasi Google Playstore & App Store – tidak bisa diakses melalui web browser karena diblok oleh Depkominfo.

Ok, kita masuk ke 8 Saham Terbaik di US Stock Market yang Harus Anda Beli Pada Tahun 2020 versi Gustaf Ardana.

Pertama-tama, saya jelaskan dulu bagaimana algoritma yang saya lakukan dalam proses seleksi saham-saham di US Stock Market tersebut:

  1. Pertama, saya pilih saham dengan Market Cap (kapitalisasi pasar) yang besar, agar kita mendapatkan saham yang likuid dan kuat (bukan saham abal-abal yang mudah digoyang angin sepoi haha)

Daftar saham di US Stock Market dengan kapitalisasi besar bisa kita lihat dari link berikut:

https://www.tradingview.com/markets/stocks-usa/market-movers-large-cap/

Lalu kita urutkan pada kolom “MKT CAP” sehingga didapatkan urutan saham berikut ini, diurutkan mulai dari saham dengan Market Cap tertinggi hingga terendah:

2. Kedua, saham yang dipilih adalah perusahaan yang memberikan Dividen secara rutin. Saham yang tidak memberikan Dividen, maka akan saya take-out dari daftar kandidat.

Cara melihat parameter tersebut adalah melalui situs web https://www.investing.com kemudian ketikkan kode perusahaan pada kolom Search (contoh: Microsoft memiliki kode “MSFT”). Setelah diketikkan pada kolom pencarian Investing.com, maka muncullah halaman MSFT. Pada halaman MSFT tersebut, klik di bagian “Financial” dan klik laporan “Dividends”:

3. Bagi investor di US Stock Market, saham dari 5 perusahaan dengan akronim “FAANG” adalah saham yang wajib dimiliki. Siapa saja perusahaan “FAANG” tersebut? Tidak lain dan tidak bukan adalah 5 perusahaan raksasa di bidang teknologi dunia:

Facebook, Amazon, Apple, Netflix, & Google!

Jadi, walaupun 4 perusahaan dari 5 raksasa teknologi tersebut belum mampu memberikan dividen, namun akan saya masukkan ke dalam list sembari melihat parameter Analisa Fundamentalnya.

Ingat, perusahaan teknologi memiliki proyeksi masa depan yang cerah dalam jangka panjang di era informasi saat ini.

4. Setelah menentukan mana saja saham-saham Big Cap yang memberikan Dividen ditambah 5 raksasa teknologi FAANG, selanjutnya kita cek 9 paramater Analisa Fundamental yang bagi saya penting demi menilai value perusahaan:

PER (Price-to-Earning-Ratio): mengukur rasio harga saham terhadap laba

PFCF (Price-to-Free-Cash-Flow): mengukur rasio harga saham terhadap uang menganggur/uang dingin perusahaan

PBV (Price Booking Value): mengukur rasio harga saham terhadap aset bersih perusahaan (alias ekuitas dikurangi liability)

NPM (Net Profit Margin): mengukur margin bersih perusahaan (cuan)

ROE (Return on Equity): mengukur tingkat laba terhadap ekuitas

ROA (Return on Asset): mengukur tingkat laba terhadap aset perusahaan

DER (Debt-to-Equity Ratio): mengukur rasio utang terhadap ekuitas

Dividend Yield: mengukur persentase dividen terhadap modal yang kita investasikan

Dividend Payout Ratio: mengukur persentase dividen (dari total laba) yang dibagikan ke para pemegang saham

Sebenarnya ada satu lagi parameter yang menurut saya penting, yaitu seberapa banyak jumlah saham beredar di publik (masyarakat). Namun sayangnya, saya belum bisa menemukan informasi tersebut di website Investing.com maupun Tradeview.com.

5. Berdasarkan 9 parameter Analisa Fundamental tersebut, berikut ini adalah data yang berhasil saya kumpulkan.

Saya pun menandai saham mana saja yang memiliki nilai yang kurang baik dalam setiap parameter (paramater yang tidak memenuhi kriteria saya akan ditandai dengan kolom berwarna merah dan huruf merah).

Dengan menerapkan beberapa kriteria, maka diperoleh 8 Saham Terbaik di US Stock Market yang Harus Anda Beli Pada Tahun 2020 – versi saya tentunya!

Apa saja saham-saham tersebut? Berikut ini adalah kode saham berikut nama perusahaannya:

  1. AAPL (Apple)
  2. CSCO (Cisco)
  3. FB (Facebook)
  4. GOOG (Google)
  5. INTC (Intel Corp)
  6. JNJ (Johnson & Johnson)
  7. MSFT (Microsoft)
  8. TSM (Taiwan Semiconductor Manufacturing)

Hampir seluruhnya berada pada sektor teknologi, kecuali Johnson & Johnson yang berada pada sektor Consumer Goods.

Tapi mungkin ada yang bertanya, di antara 8 saham tersebut, ada 4 perusahaan yang memiliki nilai parameter merah (rapor merah) pada satu atau lebih paramater Analisa Fundamentalnya. Kok masih bisa masuk??

Ok saya coba jelaskan alasan mengapa 4 perusahaan tersebut masih dimasukkan dalam list:

  1. AAPL (Apple). PBV dari Apple saat ini ada di angka 13,13 – sebuah nilai PBV yang menurut saya cukup tinggi di kala market crash seperti saat ini. Selain itu, rasio DER perusahaan Apple pun lebih dari 100, yang artinya utangnya lebih besar daripada ekuitas perusahaan. Namun kita lihat bahwa parameter fundamental lainnya sangat baik. Bahkan Apple memiliki ROE 55% (terbesar dari 15 kandidat saham yang dianalisa) serta telah berhasil memberikan dividen bagi pemegang sahamnya. Bahkan, Apple adalah satu-satunya 5 raksasa teknologi FAANG yang sudah mampu memberikan dividen! Wow!

2. FB (Facebook) & GOOG (Google). Facebook dan Google masih belum membagikan dividen bagi pemegang sahamnya, namun kita bisa lihat bahwa profitabilitas dari kedua perusahaan tersebut sangat baik. Mereka memiliki ratio NPM, ROE, dan ROA yang sangat baik. Artinya, semua keuntungan perusahaan masih diputarkan seluruhnya untuk ekspansi bisnis. Selain itu, harga sahamnya pun masih cukup murah dengan PER dan PBV yang masih sangat wajar untuk perusahaan di sektor teknologi!

3. MSFT (Microsoft). Microsoft saat ini memiliki harga lembar saham yang relatif cukup tinggi, apalagi jika mempertimbangkan bahwa saat ini market sedang crash yang seharusnya harga saham perusahaan sedang diobral. Namun selain nilai PER & PBV yang agak tinggi, parameter fundamental lainnya dari MSFT sangat baik. Bahkan MSFT memiliki dividen yield yang cukup baik yaitu 1,24% dengan Payout Ratio yang amat sehat yaitu 35,45%. Artinya Microsoft masih memutarkan sebagian besar laba yang dihasilkan untuk pengembangan bisnisnya.

So, itulah 8 Saham Terbaik di US Stock Market yang Harus Anda Beli Pada Tahun 2020:

  1. AAPL (Apple)
  2. CSCO (Cisco)
  3. FB (Facebook)
  4. GOOG (Google)
  5. INTC (Intel Corp)
  6. JNJ (Johnson & Johnson)
  7. MSFT (Microsoft)
  8. TSM (Taiwan Semiconductor Manufacturing)

Berminat untuk investasi pada delapan perusahaan kelas dunia tersebut?

– Gustaf Ardana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s