Harga Minyak Bumi Anjlok Terparah Sepanjang Sejarah! Kesempatan Emas Membeli 2 Saham ETF Oil Terbaik Pada Tahun 2020

In every crisis, there’s opportunity.

– Chinese Proverb

Semalam, harga minyak bumi mentah (crude oil) WTI anjlok pada level terendah sepanjang sejarah! Bahkan MINUS lho bro!

Harga minyak mentah berjangka US dengan acuan WTI (West Texas Intermediate) untuk kontrak futures bulan Mei 2020 anjlok ke harga minus 37,63 USD per barel pada perdagangan Senin (20/4) semalam. Ini merupakan harga terendah sejak NYMEX (New York Merchantile Exchange, alias bursa futures US untuk komoditas) berdiri pada tahun 1983 silam.

Jadi artinya – kurang lebih secara kasar – terjadi panic selling pada para pemegang kontrak futures minyak WTI untuk jangka kontrak bulan Mei yang akan segera jatuh tempo, dan mereka buru-buru menjual kontraknya dengan harga serendah mungkin. Tapi bukannya mereka mendapatkan uang dari hasil penjualan kontrak futures tersebut, namun mereka malah kasih uang hingga 37,63 USD per barel kepada siapa pun yang bersedia menerima kontrak futures minyak WTI tersebut!

Gila gak!

Denger-denger sih, hal itu terjadi karena terjadi oversupply minyak mentah yang luar biasa tingginya, sampai-sampai tangki penampungan minyak di gudang-gudang penyimpanan sudah tidak muat lagi menampung minyak. Bahkan kapal-kapal tanker yang nongkrong di atas pantai – yang normalnya hanyalah sebagai kapal pengangkut (transportasi) minyak, bukan tempat penampungan minyak – dijadikan juga sebagai tempat untuk menampung limpahan oversupply minyak tersebut! Dan bahkan, semua kapal tanker sudah penuh muatannya oleh minyak mentah!

Kenapa bisa terjadi oversupply? Karena sudah sangat sedikit permintaan (demand) minyak bumi dari industri dan manufacture, kemudian industri penerbangan yang mati suri, ditambah dengan maraknya lockdown membuat konsumsi BBM (bahan bakar minyak) turun drastis, contohnya konsumsi BBM dalam negeri pada bulan April turun hingga 50% berdasarkan data dari Pertamina.

Sedangkan rig pengeboran minyak (drilling) tidak bisa men-stop sama sekali produksi minyak bumi. Bagi rig pengeboran minyak bumi yang sudah dibor dan disedot minyaknya, maka sumber daya minyak mentah akan terus menerus keluar dari dalam bumi. Sehingga apabila tidak ditampung, maka akan terbuang sia-sia.

Bersamaan dengan menurunnya permintaan industri dan manufacture akan komoditas minyak mentah, lama-kelamaan terjadi penumpukan inventory.

Hal itu lah yang membuat harga kontrak futures minyak mentah WTI untuk bulan Mei bisa ke level minus 37,63 USD per barel. Padahal ongkos produksi minyak mentah saja yang termurah adalah yang diproduksi oleh Arab Saudi, yaitu berada pada kisaran 12-15 USD per barel.

*Untuk semua informasi di atas: Correct me if I’m wrong (CMIIW)*

Luar biasa.

Tapi, sebenarnya bukan hal itu yang mau kita diskusikan.

Dengan anjloknya harga minyak mentah dunia, adalah kesempatan bagi kita – para investor dengan otak cuan – untuk mulai berburu instrumen investasi yang sekiranya akan diuntungkan dengan harga minyak mentah yang lebih murah daripada harga sebotol air minum kemasan AQUA.

Salah satu alternatif investasi yang kami sarankan adalah: ETF. Exchange Traded Fund (ETF) adalah semacam reksadana yang diperdagangkan di bursa efek luar negeri. ETF merupakan kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya dicatat dan diperdagangkan di bursa efek seperti halnya saham.

Aplikasi yang saya gunakan untuk membeli ETF di bursa efek Amerika adalah eToro.

Sekilas info, eToro adalah perusahaan exchange yang membantu kita membeli saham atau ETF dengan harga terjangkau, kita bisa beli sebuah saham atau ETF dengan minimal transaksi 50 USD atau sekitar Rp 750.000. eToro pun termasuk perusahaan yang legal karena berhasil mendapatkan lisensi resmi dari regulator keuangan Inggris, Siprus, & Australia yang ketat proses regulasinya.

Namun untuk Indonesia, eToro hanya bisa diakses melalui aplikasi Google Playstore & App Store – tidak bisa diakses melalui web browser karena diblok oleh Depkominfo.

Lanjut.

Pertama-tama, saya jelaskan dulu bahwa ETF yang kami sarankan untuk dibeli adalah tipe ETF Komoditas Long-Oil:

  • ETF Komoditas menentukan harganya secara langsung dari underlying komoditas yang menjadi acuannya, melalui pembelian kontrak futures dan options komoditas tersebut
  • ETF tipe Long tidak memiliki mekanisme short-selling alias inverse. Sehingga cocok dengan tipe investor Indonesia yang terbiasa dengan gaya investasi yang mengharapkan: beli di harga rendah -> jual di harga tinggi
  • ETF Long-Oil membeli kontrak futures dan options dari komoditas minyak mentah (Brent atau WTI). Intinya, ETF Long-Oil adalah langsung membeli komoditas minyak mentahnya, bukan membeli saham perusahaan yang bergerak di bisnis perminyakan ya!

Ok, kita masuk ke 2 Saham ETF Oil alias Minyak Bumi Terbaik yang Harus Anda Beli Pada 2020.

Harga minyak bumi saat ini sedang berada di titik terendahnya selama beberapa dekade terakhir. Ketika perekonomian mulai pulih, membeli minyak bumi adalah salah satu strategi investasi yang cukup cerdas (walaupun sampai hari ini, memang belum ada kejelasan mengenai masa depan Covid-19).

Apakah harga minyak mentah saat ini sudah yang paling bottom? Tidak ada yang tahu. Tapi yang jelas, harga minyak mentah WTI per hari ini sedang berada di titik terendahnya sejak NYMEX berdiri pada tahun 1983.

Itulah kenapa alasannya, berinvestasi pada saham ETF Long-Oil bisa menjadi pilihan terbaik ketika harga komoditas energi nantinya bangkit dari keterpurukan. Bagaimanapun, seluruh aktivitas peradaban modern membutuhkan sumber energi, dan minyak bumi adalah sumber energi yang paling banyak digunakan oleh mesin-mesin era modern karena efisiensinya.

Ketika hal itu terjadi, berikut adalah 2 Saham ETF Oil alias Minyak Bumi Terbaik yang Harus Anda Beli Pada 2020 versi Gustaf Ardana:

  1. Oil ETFs: United States Oil Fund LP (USO)

USO adalah salah satu ETF Long-Oil paling populer yang pergerakan harganya bisa persis menyerupai harga aktual minyak mentah WTI. USO adalah ETF minyak bumi yang kapitalisasinya paling besar dan paling likuid, dengan 28 juta lembar ditransaksikan setiap harinya, serta volume harian sekitar 1,4 miliar USD.

Dalam 5 tahun terakhir, USO memiliki korelasi harga senilai 0,96 terhadap harga aktual minyak mentah (skor 1,0 adalah yang tertinggi).

Harga pasaran USO sudah turun 75% sejak 1 tahun terakhir (year-to-date). Namun ketika nanti harga minyak semakin bottom, USO adalah ETF yang paling tepat untuk dibeli ketika harga minyak mentah WTI rebound.

Berikut ini adalah grafik pergerakan harga ETF $USO sejak tahun 2007 hingga sekarang. Dengan mengincar Target Profit (TP) di kisaran harga 12 USD per barel saja (harga pada awal tahun 2020), kita bisa mendapatkan cuan sekitar 250% (profit lho ya).

2. Oil ETFs: PowerShares DB Oil Fund (DBO)

DBO adalah ETF minyak bumi populer lainnya yang valuasi harganya di-backup dengan membeli kontrak futures dari minyak bumi. DBO sendiri mengalokasikan 100% dananya pada aset komoditas minyak mentah WTI.

Ketika harga minyak mentah naik, maka harga ETF $DBO biasanya bahkan meningkat lebih pesat daripada kenaikan harga minyak mentah WTI. Contohnya pada Januari 2016 hingga Oktober 2018, harga ETF $DBO berlipat ganda sebanyak 2x lipat.

Saat ini, harga ETF $DBO sudah turun 90% sejak 1 tahun terakhir (year-to-date). Namun apabila nantinya, harga minyak bumi rebound, maka ETF $DBO adalah salah satu ETF yang paling cepat merespons, karena seluruh alokasi modalnya diinvestasikan 100% pada kontrak futures minyak mentah.

Berikut ini adalah grafik pergerakan harga ETF $DBO sejak tahun 2007 hingga sekarang. Dengan mengincar Target Profit (TP) di kisaran harga 12 USD per barel saja (harga pada awal tahun 2020), kita bisa mendapatkan cuan sekitar 150% (profit lho ya).

So, itulah 2 Saham ETF Long-Oil alias Minyak Bumi Terbaik yang Harus Anda Beli Pada 2020:

  1. ETF $USO (United States Oil fund)
  2. ETF $DBO (DB Oil fund)

Berminat untuk menjajal kedua ETF komoditas minyak mentah tersebut?

Aku sih: YES!

– Gustaf Ardana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s